Belajar tentang rekaman, Arransemen dan konsep tata suara untuk musik industri (bag1)

1 May 2010


HOII… ALL INDIES … BELAJAR SAMA SAMA YUKK!!!

50% lebih dari group band yang ku kerjakan di studioku adalah pemula, gak ada pengalaman atau pengetahuan tentang dunia rekaman! … That’s what I call challenge.. tantangan untuk bisa membuat mereka mampu menyelesaikan misi pertama mereka!!.. gak banyak studio yang mau tahu tentang kesulitan mereka… meski begitu aku menemukan beberapa operator studio yang bisa dibilang care terhadap mereka!.. aku selalu menyarankan pada mereka untuk membuat satu lagu dulu sebagai trial error! dan menyelami sedikit tentang bagaimana mereka menghandle peralatan.

To the point aja… inilah kesulitan yang paling sering mereka hadapi:

Grogi. Salah satu penyebabnya adalah karena ini adalah untuk pertamakalinya, well tentu semua mengalami yang pertama kali hehehe… tapi dengan sedikit keramahan dan bantuan biasanya masalah ini bisa teratasi… buat para operator rekaman lokal… jangan terlalu kejam pada orang baru ya… HAHAHA.

Metronom. Kebanyakan orang baru pada dunia rekaman ngga begitu ‘ngeh’ ama metronom, bahkan sempat ada kejadian lucu, seorang drummer yang lagi kurekam bilang “mas… yang bunyi tak tok, tak tok itu apaan sih, di matiian aja,… ganggu!” hampir aku ngga bisa nahan ketawa.. bener2 nol!! hehehe, tapi pembeli itu kan raja… dengan menahan sedikit rasa jengkel aku mesti terangin tu fungsi metronom,” gini dek, itu namanya metronom, buat player itu gunanya untuk ngasih tempo supaya ngga lari, biasanya temponya sama dengan saat kita mukul hihat, justru mestinya bunyi itu bisa bantuin kamu buat nemuin ketepatan tempo musik, buat aku metronom itu penting buat nanti mixing supaya pas timing effect plug in yang ku pake…” rata-rata dari mereka mengangguk setengah nggak setuju dan berusaha untuk bisa ngikutin metronom. Yah tentu setiap lini punya kesulitan masing-masing kan?

Sounding. kebanyakan pemula mengalami kesulitan membunyikan peralatan yang di gunakannya dengan proper, ragu-ragu saat memetik atau menggenjreng gitar, atau sebaliknya terlalu semangat hingga kadang terjadi distort yang tak diinginkan pada sinyal input…

Arransemen yang kurang tepat. sering kali sebuah lagu tak mendapat porsi yang tepat dan cenderung berlebihan, well ini yang akan kita bahas nanti dalam diskusi ini…

Tata suara. Sangat sedikit grup band yang sadar dan mengkonsep bagian ini, bahkan untuk mereka yang sudah beberapa kali rekaman pun. kita diskusikan bagian ini juga nanti.

Gak ada maksud menggurui atau sok tahu.. tapi kurasa aku perlu membagi sedikit apa yang ku ketahui untuk membantu kalian para pemula,

Rekaman.
OK! First of all adalah Persiapan… here’s a few tips.

berlatihlah secara intensif baik secara perorangan atau full band,
latihan individu baik karena dalam track record, input akan di rekam track by track jadi gak langsung full band
temukan tempo metronom yang tepat saat latihan.
persiapkan konsep lagu saat latihan supaya tidak terjadi bnyak exploring saat rekaman
cari info tentang bagaimana sebuah proses rekaman di lakukan.
Cari studio yang tidak terlalu mengikat dalam soal shift rekaman.
Tanyakan Fasilitas yang tersedia
bawalah peralatan yang kau punyai bila studio tidak punya peralatan yang kita inginkan
Tanyakan hasil akhir apa yang bisa di dapat dan bagaimana cara mendapatkannya.

hmmm… biar notenya ngga kepanjangen kusambung lagi nanti di note yang berikutnya yaaa…

Share this article on :

2 comments:

eriz bassist said...

oke mas atas pengetahuanya

jd bahan ilmu jg buat saya


trima ksh y mas sudah mau ngebagikan ilmunya . .


by eriz _ vakta band

anggar berkawand said...

mas.bom2 BNGmusiklabsSOLO :
yaaap....sama2..
maju terus musik indonesia...!!
:)
selamat berkawand..

kami tunggu gabung diindie bersatu
kirim profil lengkap band ke email : anggar.pambudi@gmail.com

keep indie spirit a life

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.