Analisis Mekanik Cabang Olahraga Pencak Silat

1 May 2010

Tugas Analisis Mekanik Cabang Olahraga

Pencak Silat

(Teknik tendangan depan)

Nama : Anggar Whida Pambudi

Nim : X5606012

PP : Pencak Silat

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2009

DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL

BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

BAB II. ANALISIS DAN CHECK LIST

A. Analisis Gerakan Tendangan Depan

1. Persiapan Awal

2. Saat Melakukan

3. Sikap Akhir

4. CHECK LIST

BAB III. HASIL OBSERVASI

A. Dagnosis

B. Remidiasi

BAB IV. PENUTUP

A. Kesimpulan

B. Saran

C. BAGAN ANALISIS

DAFTAR PUSTAKA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Banyak dan bermacam-macam beladiri oleh bangsa di dunia ini, masing-masing memiliki ciri khas yang akhirnya membedakan antara beladiri satu dengan beladiri yang lain. Pencak Silat sebagai cabang seni beladiri warisan budaya bangsa Indonesia yang memiliki ciri-ciri yang akhirnya dapat dibedakan dengan beladiri yang lain misalnya Karate. Pencak Silat yang berkembang selama ini telah mencakup 4 aspek yaitu seni, olahraga, beladiri dan spritual. Keempat aspek tersebut dikembangkan dalam Pencak Silat social.

Indonesia mempunyai olahraga beladiri yang bisa dihandalkan yaitu pencak silat asli Indonesia sendiri. Pencak silat adalah ilmu bela diri asli Indonesia. Pencak silat merupakan salah satu seni budaya yang di wariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Olahraga pencak silat mengandung unsur keterampilan budi pekerti, pembentukan kepribadian yang kuat, dan semangat kebangsaan yang berguna untuk membentuk dan membina manusia pembangunan yang diperlukan oleh masyarakat, bangsa dan negara.

Pencak Silat sebagai bagian dari keragaman perwujudan kebudayaan bangsa kita telah berkembang di tiap daerah salah satunya hasil kebudayaan bangsa Indonesia yang masing-masing memilliki ciri-ciri sendiri dengan cara dan coraknya masing-masing menurut kondisi dan situasi setempat, disamping persamaan yang menujukan kemungkinan berasal dari satu

rumpun (Siti Maria. 1996 : 3 ).

Walaupun ada beberapa persamaan gerak dan proses pengembangan ‘‘Pencak Silat’’ tersebut dibeberapa daerah,namun di temui juga perbedaan dalam ‘‘Mode’’ gerakan tertentu kemungkinan merupakan penyesuaian terhadap lingkungan baru yang sering berubah, baik disengaja maupun tidak oleh mereka yang mewariskan.

Bedasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, maka peneliti ingin menganalisis Teknik gerakan-gerakan pencak silat. Salah satunya adalah tendangan depan.

BAB II

ANALISIS DAN CHECK LIST

A. Analisis Teknik Gerakam Tendangan Depan

Persiapan Awal

· Posisi tubuh : Atur posisi tubuh dan agak sedikit condong kedepan.

Tahan tubuh dalan posisi rendan untuk keseimbangan.

· Tangan/ Lengan : Posisi lengan rileks dan silangkan tangan didepan dada.

(PASANG).

· Kaki : Kaki dibuka sejajar bahu, posisi kaki Depan belakang.

Lutut agak ditekuk sehingga sehingga posisi badan agak

Condong. Kaki yang berada dibelakang jinjit

Bawa berat badan kebelakang (PASANG kuda-kuda).

· Pandangan : Lurus kedepan arah sasaran.

Saat Melakukan Tendangan

· Tubuh : Pertahankan Posisi tubuh agak condong kedepan untuk

Keseimbangan dan memberi kekuatan lebih saat

melakukan tendangan.

· Tangan/Lengan : Posisi Lengan kuat tapi tetap rileks,

Salah satu tangan melindungi kemaluan dan yang satunya

didepan dada.

· Posisi Kaki : Pindahkan berat badan kedepan, kaki belakang diangkat

Setinggi lutut(Rata-rata air).

Tendangkan kaki dengan kekuatan penuh dan cepat

(Full Power).

· Pandangan : Perhatikan kearah sasaran dan melihat kaki saat

menendang Tendangan.

Sikap Akhir

· Posisi tubuh : Posisi badan agak tegak, menghadap lurus kedepan.

· Tangan/Lengan : Posisi lengan kembali seperti semula. Tetap rileks dan

disilangkan didepan dada.

· Posisi kaki : Tarik kaki kembali kebelakang dan posisi sama semula

(PASANG)

· Pandangan : Kearah sasaran.

CHECK LIST

Berukut ini dianalisis sesuai dengan siswa yang diteliti dalam kolom Check List

CHECK LIST

Cukup

Sedang

Baik

1. Persiapan Awal

1.1 Posisi tubuh

1.1.1 Tangan

1.1.1.1 Pasang

1.1.2 Badan

1.1.1.2 Tegak

1.1.3 Kaki

1.1.1.3 Pasang(kuda-kuda)

1.2 Pandangan

1.2.1 Lurus kedepan (sasaran)

2. Saat Melakukan Tendangan

2.1 Perkenaan

2.1.1 Kaki

2.1.1.1 Ujung telapak kaki

2.2 Daya Ledak

2.2.1 Power otot tungkai

2.2.1.1 Otot pinggul

2.2.1.2 Otot paha

2.3 Sasaran

2.3.1 Perut

3. Sikap Akhir

3.1 Posisi Tubuh

3.1.1 Tangan/Lengan

3.1.1.1 Pasang

3.2 Kaki

3.2.1 Jatuh Belakang

BAB III

Hasil Observasi

A. Diagnosa

Dari hasil pengamatan dan penelitian yang telah dilaksanakan mahasiswa yang bernama Agung Leksono, ada yang baik dan ada kekurangannya yang diantaranya sebagai berikut :

No

Analisis

Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Persiapan Awal

Posisi tubuh

Lengan/ Tangan

Posisi Kaki

Saat Melakukan Tendangan

Posisi tubuh

Lengan/Tangan

Posisi kaki

Akhiran

Posisi tubuh

Lengan/ Tangan

Posisi kaki

Posisi tubuh sudah benar dan baik

Dengan pasang yang sudah baik

Kuda-kuda kurang kuat

Kurang condong kedepan

Sudah baik dalam melakukan pasang

Tendangan depan sudah baik, dengan menggunakan power dan kecepatan.

Kurang menjaga keseimbangan

Sudah baik pasangnya

baik

B. Remidiasi

Dari hasil yang telah dilakukan mahasiswa agung laksono, perlu diberikan latihan serta bimbingan dari pelatih agar dapat lebih baik karena memiliki kekurangan sebagai berikut :

No

Aspek yang perlu dilatih

Cara Latihan

1.

2.

Posisi badan yang kurang condong kedepan

Keseimbangan setelah melakukan tendangan

Dengan cara latihan secara rutin dan berulang-ulang melakukan tendangan depan dengan berusaha badan agak condong kedepan,

Dengan ini atlit dapat terbiasa melakukan tendangan depan badan agak condong kedepan.

Diperbanyak latihan kuda-kuda,

Tanpa melakukan tendangan jadi Cuma latihan kuda-kuda selama 15 menit.

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Menganalisis teknik dasar gerakan tendangan dalam pencak silat itu sangat penting untuk mengetahui letak kekurangan dan apa yang harus dilakukan dalam untuk memperbaiki keselahan gerakan tersebut.

B. Saran

Dari hasil yang telah dianalisis diatas masih perlu banyak koreksi bagi pelatih untuk memberikan latihan dan bagi atlit itu juga harus semangat dalam latihan secara rutin dan terus menerus

Share this article on :

2 comments:

camera said...

haha...
jadi kaya mirip buku ini blog...

anggar berkawand said...

saya cuma memudahkan pembaca untuk memahaminya..!!hehehehe..
jd gk cm stengah2,,,..

salam berkawand..

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.