Ayo meng Apresiasi karya teman musisi se Lokal

1 May 2010

Hello all fellow SOLO … let’s talk about something else, hahah!


RADIO…




Pagi ini aku kedatengan temen yang abis bikin sebuah produk ‘album band’ dengan notabene Indie… Woah ternyata bener-bener ga mudah berjuang di jalur ini… bukan mengeluh atau merasa terbebani tapi memang musti share … hemmm sulit memng kalo kita bikin karya tapi justru orang-orang di sekitar kita ngga ngrespon dengan baik atau ngga apresiatif … butuh waktu lama saat dia bikin sebuah album, baik dari proses pembuatan lagu maupun proses recordingnya…
setelah ngobrol-ngobrol… dia sempet share soal produknya yang udah mulai di gelar dan butuh perhatian.. beberapa puluh radiopun mulai dimasukin ‘demo’ dari produk yang di bikinya.. tapi ternyata jalan memang ngga mudah buat anak lokal yang mencoba berjuang sendiri, respon yang dateng justru dari radio-radio luar kota… “Padahal aku udah melakukan step by stepnya dengan bener loh!… aku datengin radio… temuin MDnya … bilang kalo aku punya sebuah program album yang sedang butuh perhatian …ngajuin proposal kerjasama, lalu nawarin adlib… tapi … gilaaa benerrrr!! dari 9 radio yang aku masukin… ngga ada satu pun yang ngrespon!!!!”
aku tertusuk juga dengan share temenku ini.. fuuhhhh!! sejenak aku ngebayangin… kenapa bisa begitu?… Sudah sebegitu tak bisa di percayakah produk lokal bagi radio lokal…. pernah ada MD radio Lokal yang bilang produk lokal itu payah!!… dibawah standar… tapi anehnya waktu produk itu datang dari lokal lain yang diembel-embeli atribut dari kota ‘B’, kota ‘J’ atau kota ‘Y’ dengan senang hati mereka memutarnya di radio mereka… :aku memikirkannya sambil garuk2 kepala:
Memang sih ada ’sedikit ruang’ yang diberikan radio untuk produk lokal (dan saya berterima kasih pada semua radio yang peduli dengan musik anak2 lokal). tetapi akan beda kasusnya saat sebuah band lokal yang bikin ‘Album’…space yang diberikan tidak lagi mencukupi… mereka butuh support dimana musik mereka bisa di request dan di respon seperti ‘album major’ lainnya…
Ok! aku memang sempat denger tentang ke khawatiran ‘major Label’ atas perkembangan musik indie sehingga mereka bermaksud memberangus kecepatan laju anak-anak indies dengan menekan radio dalam hal menayangkan musik hasil karya mereka … Terutama radio-radio yang berbasis jaringan…
Yang sering membuat aku agak merasa kurang sreg adalah alasan yang digunakan untuk memberangus dengan mengkambing hitamkan hasil karya produk ‘lokal’.. dengan ngga memenuhi syarat radio mereka, dan saya kadang juga ngga abis ngerti saat yang mereka putar itu ternyata file MP3 saja yang nota bene compressed files… maklumlah MP3 kan files kecil dan cukup untuk pendengaran para pendengar radio… Lalu di bagian mana kualitas standar sebuah radio?
Aku juga menyadari, masih banyak kekurangan dari segi artis lokalnya atau studio tempat produksi musik lokal… tetapi jugdemen bahwa musik lokal itu di bawah standar itu sama sekali ngga benar… (aku pernah memix produk nasional di kamar tidurku dan di edar nasional … tak ada yang bilang itu produk lokal). Kalo memang standar bunyi, arransemen, atau konsep lagu ngga cocok dengan imej radio tentu ada satu atau dua band yang bisa memenuhi persyaratan itu…
yang agak membuatku mix up adalah saat kita melakukan sebuah cara dengan benar kenapa malah lebih sulit diterima dari pada cara simple dengan titip pada penyiar yang kita kenal untuk muter lagu kita…
Ga ada keinginan menghujat radio, tapi setidaknya kami ini para musisi lokal yang tentu ingin menembus major label yang saat ini hampir ngga mungkin tanpa ada investor atau pemodal, tentu ada keinginan untuk berjuang secara mandiri… dan Radio memang salah satu ujung tombak dari band lokal … Jadi? apa salahnya kalo kita bekerja sama? ….
@BNG Musiclab

Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.