kasiat sirih merah

3 May 2010

Tanaman obat merupakan salah satu komoditas pertanian di Indonesia yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan. Salah satu jenis tanaman obat yang banyak dipakai di Indonesia adalah sirih, terutama sirih merah. Tanaman ini memang banyak dijumpai  baik di pekarangan rumah (untuk hiasan) dan ada juga yang memang benar-benar dibudidayakan dan memang diambil hasilnya.
Banyaknya khasiat dari tanaman sirih merah ini memang mencengangkan banyak orang. Segudang khasiat sirih merah itu disebabkan sejumlah senyawa aktif yang dikandungnya, antara lain flavonoid, alkoloid, polevenolad, tanin, dan minyak asiri. Para ahli pengobatan tradisional telah banyak menggunakan tanaman sirih merah karena mempunyai kandungan kimia yang penting untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid. Dari buku ”A review of natural product and plants as potensial antidiabetic” dilaporkan bahwa senyawa alkoloid dan flavonoid memiliki aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.
Kandungan kimia lainnya yang terdapat di daun sirih merah adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol, pcymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena, dan fenil propana. Karena banyaknya kandungan zat/senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat. Karvakrol bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga bisa digunakan untuk obat antiseptik pada bau mulut dan keputihan. Eugenol dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat digunakan untuk mengobati sakit perut.
Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan sirih merah ini antara lain adalah Diabetes Miletus, tumor, jantung koroner, asam urat, hipertensi, peradangan organ tubuh (paru, ginjal, hati, dan pencernaan), serta luka yang sulit sembuh.
Kunci keberhasilan dalam budidaya sirih merah ini tergantung pada penyiapan bibit tanaman yang benar-benar berkualitas. Merunduk adalah salah satu cara budidaya tanaman sirih merah yang sangat sederhana dan bila dilakukan dengan benar maka akan menghasilkan bibit yang berkualitas tersebut. Metode merunduk memang jarang digunakan karena orang lebih suka dengan cara stek yang notabene lebih mudah, tetapi alangkah baiknya bila metode yang lain dicoba agar tercipta keberagaman teknik budidaya yang tidak monotoon. Merunduk juga memiliki keunggulan dimana tanaman sirih merah yang dirundukkan tetap indah bila dilihat di bandingkan dengan tanaman sirih merah yang di stek karena dengan merunduk masih terjadi kesinambungan dengan indukan yang bila dilihat terkesan indah. 
by.bonie berkawand
Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.