Sprite D'Plong 2010 Music Competition Tampil beda

17 May 2010


Sprite, minuman berkarbonasi rasa jeruk lemon dan  lime kegemaran anak muda, kembali menghadirkan program ‘Sprite D’Plong’, sebuah program musik yang akan dilaksanakan di 20kota. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ‘Sprite D’Plong 2010’ tampil dalam format yang beda, mengajak lebih dari 500 band untuk mengikuti program ‘Sprite D’Plong’ dan bersaing untuk menyajikan musik segar khas anak muda.
“Program ‘Sprite D’Plong 2010’ menampilkan konsep baru yang sejalan dengan karakteristik merek Sprite yang selalu memberikan ide-ide segar. Hal ini dapat dilihat dari tampilan baru logo Sprite  dengan desain yang modern dan semakin menonjolkan kesegaran plong serta cita rasa jeruk lemon dan lime Sprite. Kesegaran Sprite ini juga tercermin dalam penyelenggaraan ‘Sprite D’plong’,” ungkap Amelia Nasution, Marketing Manager Flavors PT Coca-ColaIndonesia .
‘Sprite D’Plong’ tahun ini menampilkan konsep baru dengan berubah menjadi kompetisi antar grup band, di mana sebelumnya merupakan kompetisi menyanyi antar individu. Jumlah kota audisinya pun diperbanyak dari 18 kota di Jawa dan Sumatera menjadi 20 kota di seluruhIndonesia . Selain itu, jumlah pertunjukkan konser ‘Sprite D’Plong’ juga jauh meningkat. Jika tahun lalu pertunjukkan konser ‘Sprite D’Plong’ hanya diadakan di babak semifinal di empat kota di Jawa dan Sumatera saja, tahun ini konser akan digelar di 20 kota di seluruh Indonesia.
“Konsep musik ‘Sprite D’Plong 2010’ pun diperbarui dan menjadi lebih segar. Program ini tidak lagi mengusung musik rock’n’dut namun berganti menjadi musik fuse genre, di mana anak-anak muda ditantang untuk mengaransemen suatu lagu dengan menggabungkan berbagai aliran musik seperti rock, pop, hip hop, dangdut, atau yang lainnya; sehingga lagu itu menjadi lebih segar dan sesuai dengan karakter mereka masing-masing,” kata Shinta Ekaputri, Brand Manager Sprite PT Coca-Cola Indonesia.
Sprite D’ Plong 2010 akan berlangsung dari bulan Maret hingga Agustus. Audisi akan digelar di stasiun radio setempat yang ditunjuk Sprite di 20kota . Band peserta diminta untuk memilih satu dari 10 lagu yang ditentukan oleh tim Sprite dari berbagai macam genre, baik lagu lama maupun lagu baru. Kemudian mereka harus mengaransemen lagu tersebut dengan menggabungkan berbagai genre musik, sehingga menjadi lebih segar serta mengirimkan demo lagu tersebut ke radio yang ditunjuk. Setelah itu, juri yang terdiri Music Director stasiun radio dan tim Sprite akan memilih 10 finalis di setiap kota yang lagunya akan diputarkan dalam tangga lagu Sprite di radio itu.
Pada tahap ini, pendengar diminta untuk memilih aransemen yang mereka suka melalui SMS untuk menentukan lima grup band terbaik yang akan tampil di konser musik Sprite D’Plong. Dengan memilih, para pendengar akan berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik dari Sprite; seperti uang tunai, tiket masuk konser musik ‘Sprite D’Plong’, bertemu muka dengan personil GIGI sebagai salah satu pengisi konser musik tersebut, dan berbagai hadiah menarik lainnya.
Kelima band terbaik pilihan pendengar radio itu kemudian akan beraksi dan berkompetisi dalam konser musik ‘Sprite D’Plong’ dan tampil satu panggung dengan grup-grup band papan atas Indonesia, seperti GIGI, Nidji, Project Pop, The Rock Indonesia, Andra & The Backbone, Hello, dan Wali. Pemenang di kota tersebut akan memenangkan uang tunai senilai 15 juta (juara 1), 10 juta (juara 2), 7,5 juta (juara 3), 5 juta (juara favorit). Setelah terpilih grup band terbaik dari masing-masing 20 kota , tim Sprite akan memilih lima dari keduapuluh grup band tersebut untuk dibuatkan CD kompilasi Sprite D’Plong 2010.
Armand Maulana, vokalis GIGI yang merupakan salah satu pengisi acara ‘Sprite D’Plong 2010’ menyatakan, “GIGI senang menjadi bagian dari acara ini dan kami siap tampil dengan para pemenang yang akan membawakan lagu dengan aransemen musik mereka yang segar.”
Sprite memulai kompetisi musik di tahun 2006, di mana sebanyak 45.000 penonton mengikuti rangkaian program Sprite. Jumlah tersebut melonjak menjadi 84.300 di tahun 2007, dan lebih dari 105.000 pada 2008. Kesuksesan berlanjut ke tahun 2009, di mana 145.000 penonton di 4 kota menikmati pertunjukan konser musik Sprite D’Plong. Sejak 2006 hingga 2009, Sprite D’Plong berfokus pada kolaborasi musik dangdut. Tahun ini, Sprite D’Plong berevolusi ke arah penggabungan variasi aliran musik, dimana peserta dapat mengombinasikan jenis musik apapun ke dalam aransemen mereka.
“Ajang kompetisi sangat bagus dalam pengembangan keterampilan bermusik anak muda, apalagi jika mereka ditantang untuk memasukkan elemen fuse genre dalam lagu yang mereka mainkan” jelas Purwatjaraka.
Selama beberapa tahun pelaksanaannya, Sprite D’ Plong telah melihat banyak anak muda Indonesia yang menyimpan bakat musik yang luar biasa. Sayangnya, hanya sebagian kecil yang berkesempatan menunjukkan bakat dan kreativitas tersebut. Oleh karena itu, Sprite D’Plong digelar sebagai salah satu ajang untuk unjuk kemampuan dan kreativitas bermusik anak muda Indonesia . Ajang ini telah memberi kesempatan kepada anak muda untuk mengekspresikan diri dalam bermusik. Beberapa dari mereka yang pernah ikut Sprite D’plong bahkan sudah menjadi penyanyi profesional dan bernaung di bawah manajemen artis terkemuka.
“Sprite D'Plong 2010 akan memberi kesempatan lebih banyak lagi kepada anak muda penggemar Sprite yang suka musik untuk mengekspresikan keterampilan bermusik mereka dengan gaya yang lebih segar," tambah Shinta.
Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.