Meniup Lilin di Usia Satu Abad

6 Jun 2010

Konon, orang zaman baheula hidup hingga ratusan tahun. Padahal lingkungan hidup mereka masih penuh tantangan, "gersang". Mungkinkah orang-orang zaman sekarang hidup hingga usia satu abad, dengan kesehatan yang tetap prima?

JAWABNYA, mungkin. Dan indikasi itu sudah tampak pada angka berikut. Pada akhir abad ke-19, hanya ada 1 diantara 100 ribu orang Amerika yang mampu hidup diatas usia 100 tahun atau lebih. Kini, angkanya mencapai 8000 hingga 10.000 dan terus meningkat. Dan di belakang setiap manula ini, ada sederet orang yang berusia 70, 80 dan 90 dengan tingkat kebugaran yang mematahkan stereotipe manula selama ini.

Kebanyakan manusia semestinya mampu mencapai usia pertengahan 80-an. Bahwa masih banyak orang yang tidak mampu bertahan hingga angka itu, tampaknya mesti melihat pada gaya hidup tak sehat yang kini begitu menonjol. Merokok misalnya, secara dramatis dapat meningkatkan risiko terkena kanker, pengerasan pembuluh darah dan penyakit jantung. Banyak pula orang yang memiliki kebiasaan makan yang buruk, mengonsumsi lemak secara berlebihan, dan sebagainya. Setengah dari populasi manusia mengalami kelebihan berat badan, yang mengakibatkan meningkatnya risiko mengalami masalah dengan jantungnya serta keluhan lainnya. Hanya 10-15% manula diatas 65 tahun yang berolah raga secara teratur.

Intinya, perhatian terhadap kesehatan adalah kuncinya. Kebiasaan hidup sehat tidak hanya memperbesar kesempatan untuk hidup lebih lama, tapi juga memperpendek masa sakit sebelum kematiannya. Cerita bahwa "semakin lama hidup, semakin berat penyakit yang akan Anda derita adalah salah," ujar Thomas Perls, MD, MPH, yang bertindak sebagai kepala gerontologis (ahli kedokteran manula) di Beth Israel Medical Center di Boston dan asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School.

Perls adalah pendiri dan direktur dari New England Centenarian Studies (NECS = penelitian mengenai orang-orang berusia 100 tahun atau lebih), dan penulis-bantu pada buku Living to 100: Lessons in Living to Your Maximum Potential at Any Age. NECS, yang terdiri dari serangkaian penelitian terpadu, merupakan suatu usaha untuk menggali faktor-faktor penyebab panjang umur dengan menelusuri kebiasaan sehat dari mereka yang berusia 100 tahun ke atas.

Sejauh ini, berdasarkan penelitian tersebut, Perls mengatakan mungkin diperlukan gen istimewa untuk dapat hidup hingga usia 100 tahun. Namun NECS mendapati para ‘manusia satu abad’ itu cenderung bersifat optimis dan mudah beradaptasi, serta dapat menghadapi stres secara efektif.

Anda ingin dapat meniup lilin ulang tahun ke seratus suatu saat nanti? Tak pernah ada kata terlambat untuk mulai berperilaku hidup sehat. Herman Arrow contohnya. Ia ingat ada salah satu familinya yang hidup hingga usia 92 tahun, tapi kebanyakan dari mereka meninggal karena penyakit jantung jauh sebelum mereka mencapai usia 90-an. Arrow sendiri telah mengalami empat kali operasi bypass jantung saat usianya 66 tahun.

Ia tak banyak berolah raga sejak tamat SMA, tapi setelah operasi ia memutuskan untuk mulai berolah raga lagi. Kini usianya 80 tahun, dan ia menjadi seorang pejalan cepat. Selama beberapa tahun belakangan ini ia telah memenangkan medali emas dan perak pada California State Senior Games, dan meraih medali perak dan perunggu pada National Senior Games. Ia juga puas dengan pekerjaannya sebagai pendiri dan presiden Mended Hearts cabang Marin County, sebuah organisasi orang-orang yang telah sembuh dari penyakit jantung yang membantu rekan-rekannya yang masih dalam perawatan.

Nah, benar bukan, tak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu. Sudah saatnya Anda mulai melakukan hidup sehat; tinggalkan kebiasaan hidup buruk, berolah raga dan memandang hidup dengan optimis. Dengan begitu, Anda bisa menikmati bagaimana meniup lilin ulang tahun ke satu abad suatu saat nanti, dengan sekian anak, cucu dan cicit.

"Saat-saat terbaik dalam hidup Anda bisa saja pada usia 70, 80, atau 90-an, jika Anda memiliki kesehatan prima. Hidup itu indah bila Anda sehat" ujar Lily Hearst, salah satu orang yang berusia satu abad lebih. (kp/CN03)
Share this article on :

1 comments:

Yohan Wibisono said...

Orang jaman dulu memang kuat,tapi untuk jaman sekarang kuat juga gak ya?

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.