Menyiasati Keletihan

20 Mar 2011

Keletihan bisa menganggu kehidupan seksual Anda. Di pelupuk mata yang terbayang hanya kasur dan bantal. Bukan untuk bercanda dengan sang istri, tapi terlelap. Saatnya melihat kemampuan diri Anda dalam beraktivitas sehari-hari.

BEBAN pekerjaan makin menumpuk, dan hari demi hari terasa begitu cepat bergulir. Seiring dengan tekanan yang diperoleh dari pekerjaan, keluarga, menghadapi gaya hidup yang hiruk-pikuk, benar-benar menguras habis tenaga Anda. Hati-hati! Keletihan bisa menganggu kehidupan seks Anda.

Efeknya, banyak pasangan merasa terlalu lelah untuk bercinta. Kelelahan bisa menjadi ganjalan menyebalkan, mengurangi baik hasrat seksual maupun kemampuan Anda untuk menjadi bergairah. Rasanya ingin segera beranjak ke tempat tidur, mendekap guling dan terlelap. Lantas bagaimana dengan istri Anda?

Ada baiknya Anda melihat kembali aktivitas keseharian Anda. Terutama bila Anda bisa menikmati seks setiap kali melakukan hubungan suami-istri (timsuis) dan tidak ada masalah apapun. Artinya, masalah yang Anda hadapi semata soal kesibukan dan sempitnya waktu untuk melakukannya.

Beberapa hal bisa Anda tata kembali. Rapikan jadwal seks Anda. Bila selama ini Anda selalu merencanakan ketika hendak bertimsuis, cobalah untuk lebih spontan. Kejutan semacam ini membuat hubungan seks Anda terasa alami dan mengasyikkan.

Atau kalau Anda sudah memiliki jadwal, ubahlah. Misalnya anda merasa letih di penghujung hari, apa salahnya Anda memulai hari dengan melakukan aktivitas seks. Bertimsuis di pagi hari juga menjadi variasi seks yang tidak membosankan. Atau menginapkan anak-anak di rumah kakek-nenk misalnya, agar Anda dapat menikmati waktu berdua dengan tenang.

Menetapkan waktu istirahat yang teratur bisa menjadi alternatif lain. Meski hanya semalam, menikmati saat berdua di sebuah hotel atau di tenda berkemah misalnya, akan memberi kesan tersendiri.

Jika masalahnya bukan pada jadwal yang superpadat, itu lain lagi permasalahannya. Bisa jadi Anda memang kurang tidur. Kurangnya waktu untuk beristirahat yang kronis tidak hanya menguras habis tenaga Anda, namun juga Anda tidap dapat efisien dalam melakukan sesuatu. Atau, dan Anda mesti hati-hati, bisa jadi itu ada kaitannya dengan berbagai penyakit. Periksalah ke dokter.

Jika memang Anda merasa berat dan selalu letih, cobalah untuk menentukan batas-batas kapan Anda harus berhenti beraktivitas. Atau kurangi. Berusaha terlalu keras dapat merusak kehidupan seks Anda. Belajarlah untuk peduli pada diri sendiri. Anda bukan Superman, kan. Bersikaplah realistis, dan kemudian Anda tidak akan terlalu tertekan, tidak terlalu letih dan lebih berhasrat terhadap pasangan Anda.
Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.