Pengertian Intensitas Latihan Yang Tinggi, Volume, dan Frekuensi

26 Aug 2011

Mari Berkawand - Volume latihan adalah ukuran yang menunjukkan jumlah atau kuantitas derajat besarnya suatu rangsang yang dapat ditujukan dengan jumlah repetisi, seri atau set dan panjang jarak yang ditempuh (Andi Suhendro (1999:3.17).
Dalam volume latihan ini menyangkut repetisi dan set. Pengertian repetisi menurut Suharno HP. (1993:32) yaitu, “Repetisi adalah ulangan gerak berapa kali atlet harus melakukan gerak setiap giliran". Sedangkan pengertian seri atau set, menurut M. Sajoto (1995:34) adalah, “Suatu rangkaian kegiatan dari satu repetisi”.
Untuk meningkatkan power anggota gerak bawah, (Radcliffe & Farentinos (1985:21-27) dan Chu (1992:13-16) memberikan pedoman sebagai berikut : “(a) Jangka waktu kerja 4-15 detik, (b) Jarak yang ditempuh tidak lebih dari 30 meter, (c) Dikerjakan dengan intensitas sedang sampai tinggi, dan (d) Repetisi antara 15-30 dalam 2-4 set dengan istirahat 2 menit”.
Intensitas yang Tinggi
Intensitas latihan menyatakan beratnya latihan dan merupakan faktor utama yang mempengaruhi efek latihan terhadap faal tubuh. Makin berat latihan (sampai batas tertentu) makin baik efek yang diperoleh. Suharno HP. (1993:31) menyatakan, “Intensitas adalah takaran yang menunjukkan kadar atau tingkatan pengeluaran energi atlet dalam aktivitas jasmani baik dalam latihan maupun pertandingan”.
Intensitas merupakan faktor yang penting dalam latihan pliometrik. Pelaksanaan yang cepat dengan usaha yang maksimal adalah penting untuk mendapatkan hasil yang optimal. Kecepatan regangan otot lebih penting daripada panjang regangannya. Respon reflek yang terbesar dicapai jika otot dibebani secara cepat (Radcliffe & Farentinos, 1985:21). Agar memperoleh hasil yang maksimal latihan pliometrik harus dikerjakan dengan intensitas sedang sampai tinggi.

Frekuensi
Frekuensi adalah jumlah waktu ulangan berapa kali latihan dikerjakan setiap sesi atau minggunya. Olahraga yang mengutamakan power ternyata pengeluaran energinya sangat tinggi. Hal ini dapat menjelaskan mengapa kelelahan lebih cepat timbul dalam latihan power. Sehingga disarankan frekuensi latihan dilakukan 5-6 per sesi latihan dan 2-4 kali per minggu (Sarwono & Ismaryati, 1999: 43).
Share this article on :

2 comments:

PDPPW said...

terimakasih, ini sangat membantu saya.

zonapelatih said...

mantap gan artikelnya membantu

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.