Perubahan Bahan-Bahan Kimia dalam Jaringan

5 Sep 2011

Mari Berkawand - Perubahan bahan-bahan kimia dalam jaringan akibat latihan daya tahan aerobik, menurut Junusul Hairy (1989: 209-211) meliputi:
Terdapat tiga kelompok besar sistem aerobik yang terdapat di dalam otot rangka atlet, yang disebabkan oleh latihan daya tahan yaitu:
1) Meningkatnya kandungan mioglobin.

2) Meningkatnya oksidadi karbohidrat:

  • Meningkatnya jumlah, ukuran dan daerah permukaan membran mitochondria.
  • Meningkatnya tingkat kegiatan atau konsentrasi enzim yang terlibat di dalam daur krebs dan sistem transport elektron.
  • Peningkatan penyimpanan glikogen dalam otot.


3) Meningkatnya oksidasi lemak meliputi:

  • Meningkatnya penyimpanan trigliserida di dalam intramuskular, yang disimpan dalam bentuk lemak.
  • Meningkatnya pengeluaran asam lemak bebas dari jaringan lemak, sehingga tersedianya lemak sebagai bahan bakar meningkat.
  • Meningkatnya kegiatan enzim yang terlibat di dalam aktivitas transport, dan pemecahan asam lemak.

Selain perubahan-perubahan yang terjadi seperti yang telah diuraikan di atas, latihan daya tahan aerobik juga dapat merubah hal-hal penting lainnya seperti perubahan pada komposisi tubuh, perubahan pada tekanan darah, perubahan pada penyesuaian terhadap panas, perubahan pada jarigan ikat dan perubahan pada otot dan serabut-serabut otot (Junusul Hairy, 1989: 210-211)
Pengaruh yang ditimbulkan dari latihan daya tahan aerobik mempunyai pengaruh baik terhadap kesegaran jasmani. Perubahan-perubahan dari latihan daya tahan aerobik meliputi perubahan kardiorespiratori, daya tahan otot dan perubahan bahan-bahan kimia dalam jaringan. Untuk memperoleh kesegaran jasmani yang baik, maka harus melakukan latihan aerobik secara baik dan teratur.
Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.