Jaga Gigi Saat Perayaan Pesta Natal Dan Tahun Baru

19 Dec 2011

Mari Berkawand - Natal dan Tahun Baru menjadi momen paling istimewa bagi mereka yang merayakannya. Bahkan di hari istemwa tersebut seringkali digelar pesta meriah sekaligus merayakan momen pergantian tahun. Pesta yang digelar pun selalu identik dengan kebiasaan makan dan minum-minuman manis yang bisa membahayakan kesehatan gigi hanya dalam waktu 48 jam.

Kebiasaan ngemil, minum dan makan makanan manis serta minuman beralkohol selama perayaan Natal dan Tahun Baru dapat memicu kerusakan pada gigi. Risiko terjadinya kerusakan gigi saat perayaan Natal dan Tahun Baru pun telah diselidiki dan diteliti. Dalam waktu 48 jam, gigi cenderung berada di bawah risiko konstan serangan dari kerusakan gigi dan erosi gigi.

Beraneka ragam makanan tinggi gula, pie, kue-kue, coklat, minuman bersoda dan minuman beralkohol seperti anggur merah serta minuman asam, semua makanan tersebut bukan tak mungkin menimbulkan bahaya pada gigi selama liburan. Tidak memandang usia, baik tua ataupun muda. Untuk itu, disarankan agar tetap memperhatikan kebersihan dan kesehatan mulut selama merayakan pesta meriah akhir tahun.

Seperti dikutip laman Female First, Kepala Eksekutif Yayasan Kesehatan Gigi Inggris, Dr Nigel Carter, mengatakan, "Adalah penting untuk ekstra waspada dengan kesehatan mulut Anda selama periode Natal. Gigi Anda berada di bawah risiko serangan sampai satu jam setelah makan atau minum, dan jika Anda berpikir berapa banyak yang dikonsumsi, dan seberapa sering, terutama selama Natal dan Boxing Day, gigi Anda tidak benar-benar mendapatkan kesempatan untuk pulih,” katanya.

Menyikat gigi sebelum pergi tidur adalah solusi terbaik untuk mencegah kerusakan pada gigi. Cara ini juga efektif menghapus asam yang bisa membentuk plak. Nigel juga mengatakan, sebelum tidur seperti pada malam hari, aliran air liur (mekanisme pelindung alami gigi) melambat, menyikat gigi setelah bangun dari tidur di pagi hari juga menjadi cara sederhana untuk membatasi kerusakan yang disebabkan oleh sisa-sisa makanan di gigi Anda.

“Jika Anda berpesta, dan melakukan aktivitas tidur tidak pada jam normal, Anda juga harus ekstra hati-hati. Karena gigi Anda telah mengonsumsi banyak makanan manis,” katanya lagi.

Nigel mengimbau, bagi mereka yang hendak merayakan pesta Natal dan Tahun baru agar lebih selektif memilih makanan untuk dikonsumsi. Akan lebih baik untuk membatasi konsumsi permen kaleng, sekotak cokelat, pie, kue dan puding Natal seta buah kering. Karena semua itu sarat dengan kandungan tinggi gula. Jika menempel pada gigi dapat menyebabkan kerusakan parah.

“Mengonsumsi sepotong kecil keju bisa menjadi solusi mencegah kerusakan gigi setelah makan-makanan manis. Karena cara ini akan membantu mengembalikan keseimbangan asam alami di mulut dan membantu mengurangi kemungkinan kerusakan gigi,” katanya.

Atau, mengunyah permen karet bebas gula selama sekitar 10 menit juga dapat memiliki efek yang sama. Khusus untuk anak-anak yang doyan sekali pada makanan manis seperti permen, bisa juga dialihkan agar mereka memilih untuk mengonsumsi es krim.

Penelitian baru juga menunjukkan es krim yang mengandung probiotik dapat mengurangi tingkat kerusakan gigi sehingga di masa depan ini bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Atau jika mereka suka jus buah. Minuman ini harus diencerkan dengan air terlebih dahulu sebelum diminum. Karena kebanyakan bersifat asam dan banyak mengandung gula tambahan.

"Minimum yang bisa kita lakukan selama menggelar pesta meriah Tahun Baru dan Natal adalah dengan menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride."
sumber
Share this article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2010-2011 Mari Berkawand All Rights Reserved.
Template Design Premium | Powered by Blogger.com.